Pengamat Optimis Tahun Depan Harga Nikel Sampai Ke Level US$ 20.000 Per Ton

harga nikel

Tren kenaikan harga nikel diprediksi masih akan berlanjut hingga tahun depan. Potensi tersebut turut ditopang oleh tren kenaikan harga komoditas acuannya yakni tembaga dan serangkaian sentimen positif. Mengutip Bloomberg, Jumat (13/11/2020) harga nikel kontrak pengiriman tiga bulanan berada di level US$ 15.892 per ton. Ini membuat harga nikel naik 3,45% dalam sepekan. Analis Central Capital Futures Wahyu Tribowo Laksono memprediksi pada kuartal I-2021, harga nikel bisa tembus dari level tertingginya di US$ 18.884 per ton. Bahkan, dia pun optimistis, penguatan nikel berlanjut hingga ke level US$ 20.000 per ton di…

Read More

Warga Menolak Lupa, Kasus Dugaan Kepsek Cabul di Kendari Jadi Berjilid-jilid

kepsek cabul

Dr Aslan, S.Pd, M.Pd, sampai saat ini masih memimpin salah satu sekolah unggulan di Kota Kendari. Mantan Kepala Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Sulawesi Tenggara (Sultra) itu, sempat diprotes alumni dan siswa karena pernah tersandung kasus cabul pada 2017 lalu. Sikap petinggi dunia pendidikan di Sultra, bertentangan dengan masyarakat. Meskipun ada beberapa kali demonstrasi dan debat yang digelar, Diknas tetap bergeming, belum mau mengikuti tuntutan warga. Dalam rapat dengar pendapat (RDP) Selasa (24/11/2020), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Asrun Lio mengatakan, sampai sejauh ini pihaknya tetap memproses laporan dan aduan…

Read More

Pertambangan di Indonesia Sangat Kaya Raya

Indonesia sangat kaya raya, yang mana harta sumber daya alam (Pertambangan) dan sumber daya manusia yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini dapat menjamin dan juga dapat meningkatkan kualitas hidup bangsa dalam skala nasional. Sehingga, Indonesia tidak perlu risau dalam memikirkan kesulitan menggarap dan mengelolah apa yang ada di tanah kita, tanah air Indonesia. Dengan adanya kekayaan alam yang ada di tanah air kita ini, hal ini sebenarnya dapat memberikan kita jaminan akan kesejahteraan bangsa. Ditambah lagi, kekayaan alam di Indonesia sangat mudah untuk dikelola dan digali, walaupun memerlukan…

Read More

Hilirisasi Nikel Bawa Nilai Tambah Bagi Ekonomi Indonesia Mendatang

Hilirisasi di sektor mineral dan batubara (minerba) telah menjadi amanat Undang-Undang (UU) Nomor 3 tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu bara. Kewajiban hilirisasi yang melekat pada industri pertambangan tidak lain adalah untuk memberikan nilai tambah bagi hasil tambang. “Memang kewajiban dari industri pertambangan adalah membangun proses hilirisasi, jadi wajib membangun smelter,” ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Selasa (28/7).  Hal itu, kata Arifin, diamanatkan dalam UU Nomor 4/2009 dan kemudian juga UU Nomor 3/2020. Pemerintah memang mewajibkan…

Read More

Menabuh Genderang Industri Nikel Dunia

Indonesia akan menjadi pemain penting di industri nikel dan turunannya. Pengembangan mobil listrik dunia akan menjadi peluang pasar terbesar baterai lithium. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) tengah menyiapkan skenario pemulihan ekonomi di Indonesia pasca pandemi Covid-19 dengan membangun industri dari hulu ke hilir yang terintegrasi dengan menarik investasi ke Indonesia.  Salah satu industri yang menjadi fokus pemerintah adalah pengembangan baterai lithium menggunakan raw mineral Indonesia yang kaya akan nikel dan kobalt sebagai dua bahan utama baterai EV. Optimistis Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan dalam pengembangan industri dari…

Read More

Nikel Jadi Harapan Indonesia Menuju Industri Bahan Baku Kendaraan Listrik

Permintaan Nikel Makin Cerah di Tengah Tren Kendaraan Listrik

Indonesia merupakan salah satu produsen dan eksportir nikel terbesar dunia yang menguasai sekitar 27 persen pasar global. Kendati demikian, Indonesia selama puluhan tahun hanya mengekspor nikel mentah. Negara produsen nikel lainnya yakni Amerika Serikat, Australia, Bolivia, Brazil, China, dan beberapa negara Afrika. Kedepannya, pengembangan Kendaraan listrik diharapkan dapat menggantikan kendaraan berbahan bakar fosil dan membuat isu lingkungan berkurang dengan konsep energi yang berkelanjutan. Pengembangan Kendaraan listrik sebagai pengganti mobil berbahan bakar fosil diprakarsai secara tidak langsung dengan adanya Paris Agreement pada tahun 2015. Paris Agreement 2015 merupakan perjanjian antar negara…

Read More

Indonesia Siap Bersaing di Industri Baterai Kendaraan Listrik Secara Global

Pengembangan Electric Vehicles (EV) sebagai pengganti mobil berbahan bakar fosil diprakarsai secara tidak langsung dengan adanya Paris Agreement pada tahun 2015. Paris Agreement 2015 merupakan perjanjian antar negara di seluruh dunia yang dimana salah satu bunyinya sepakat untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan investasi terhadap teknologi karbon rendah.  Negara – negara seperti United Kingdom, Rusia, Jepang, China, Indonesia, dll menandatangani perjanjian ini. Dengan penandatanganan ini, pengembangan EV merupakan salah satu poin utama untuk menerapkan hasil dari perjanjian ini. Penggunaan komponen baterai dalam EV akan meningkatkan kebutuhan akan nikel sebagai salah…

Read More

Investor Incar Surga Nikel di Sulawesi Tenggara

Surga Nikel di Sulawesi tenggara

Potensi sumber daya alam yang dimiliki Sulawesi Tenggara amatlah kaya dengan beragam jenis komoditas seperti nikel, aspal, hingga emas. Bahkan jumlah cadangan nikel di Sulawesi Tenggara disebut-sebut sebagai yang terbesar di Indonesia, dan termasuk dalam cadangan nikel terbesar di dunia. Sulawesi Tenggara semakin mengalami kemajuan yang cukup pesat. Salah satunya karena telah menjadi daerah otonom sejak ditetapkan tahun 1964 silam. Pesatnya kemajuan provinsi tersebut didukung oleh kekayaan alam dengan yang jumlah yang melimpah. Kekayaan alam itulah yang membuat investor berbondong-bondong untuk menanamkan modal mereka pada industri pertambangan di wilayah itu.…

Read More

Apakah Pertambangan di Indonesia Memiliki Dampak Positif?

Permintaan Nikel Makin Cerah di Tengah Tren Kendaraan Listrik

Indonesia merupakan negara yang kaya sumber daya alam, salah satunya hasil tambang (batubara, minyak bumi, gas alam, timah). Di era globalisasi ini, setiap negara membangun perekonomiannya melalui kegiatan industri dengan mengolah sumber daya alam yang ada di negaranya. Hal ini dilakukan agar dapat bersaing dengan negara lain dan memajukan perekonomiannya. Oleh karena itu, banyak perusahaan dari sektor privat maupun sektor swasta yang mengolah hasil tambang untuk diproduksi. Munculnya industri-industri pertambangan di Indonesia mempunyai dampak positif dan dampak negatif bagi masyarakat dan negara. Dampak positif adanya industri pertambangan antara lain menciptakan…

Read More

Syarat Perizinan Lengkap, PT GKP Justru Beri Kontribusi ke Masyarakat

PT Gema Kreasi Perdana (GKP) rupanya telah melengkapi seluruh syarat perizinan pertambangan. Hal itu terkuak setelah perusahaan tambang itu menunjukan sejumlah dokumen penting saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Anggota Dewan Konawe Kepulauan, belum lama ini. Dihadapan awak media, Direktur PT GKP, Bambang Murtiyoso menjelaskan, terkait izin yang sempat dipertanyakan oleh beberapa anggota legislatif, pihaknya secara detail memperlihatkan, mulai dari izin pembangunan, terseus, dan lain-lain. “Perusahaan Gema Kreasi Perdana merupakan perusahaan yang taat akan aturan, hal ini kami buktikan dengan kelengkapan dokumen perizinan seperti IPPKH, CnC, bahkan ijin dari kementrian…

Read More